Strategi Ganti Arah

Strategi ganti arah atau  Strategi Switching merupakan salah satu jenis strategi yang membutuhkan analisa yang matang sehingga kita tidak salah dalam membuka posisi yang baru. 


Terkadang pasar sering bergerak tidak sesuai dengan prediksi yang sudah kita lakukan sehingga kita menjadi rugi. Namun dalam kondisi seperti itu kita masih dapat berusaha untuk merubah kerugian tersebut menjadi sebuah keuntungan dengan melakukan switching


Dalam dunia trading, switching adalah melakukan pergantian arah dengan menutup posisi yang sedang rugi lalu membuka posisi yang baru dengan arah yang berlawanan dari posisi yang telah ditutup sebelumnya dengan harapan bahwa posisi yang kedua akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar daripada kerugian di posisi yang pertama.

Misalnya
Saat ini harga EUR/USD adalah 1.3000 dan kita memprediksi bahwa EUR/USD akan naik menuju 1.3100 oleh karena itu kita harus membuka posisi BUY

Ternyata setelah beberapa jam EUR/USD bergerak ke arah yang berlawanan dengan prediksi kita, EUR/USD turun ke arah 1.2970 yang artinya kita mengalami kerugian sebesar 30 point.

Setelah dianalisa ulang, ternyata EUR/USD akan semakin turun ke level yang lebih rendah yaitu 1.2900. Agar kita tidak mengalami kerugian yang lebih besar maka kita harus memutuskan untuk menutup posisi BUY dengan kerugian 30 point dan membuka posisi SELL yang baru. 

Setelah beberapa jam ternyata benar bahwa pasar bergerak sesuai dengan hasil analisa kedua yaitu EUR/USD mengalami penurunan dan kini berada pada level 1.2920. karena kita merasa bahwa keuntungan tersebut sudah cukup maka kita tutup posisi SELL tersebut dengan keuntungan 20 point.

Dari akumulasi 2 transaksi tersebut kita mendapatkan profit sebesar 20 point yaitu dari keuntungan 50 point di kurangi dengan kerugian sebesar 30 point.  


Syarat melakukan Switching: 

  • Lakukan switching dengan membuka posisi kedua yang berlawanan dengan posisi pertama hanya bila prediksi keuntungan posisi kedua melebihi nilai kerugian posisi yang pertama. 
  • Lakukan switching ketika trend besar akan terbentuk, yaitu ketika terjadi breakout. 
  • Harus ada faktor yang memperkuat bahwa posisi kedua akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. 

Strategi ini memerlukan sebuah analisa yang sangat meyakinkan, karena jika kita yakin dengan prediksi yang kedua sebaiknya kita hanya melakukan cut loss pada posisi yang pertama saja tanpa harus diteruskan dengan membuka posisi yang baru (switching). Jika kita memaksakan diri untuk membuka posisi yang kedua kita bisa terombang-ambing oleh pasar dan malah menderita kerugian 2 kali lipat.

1 comment:

  1. jika memang analisa kita cukup kuat dan kemungkinan terjadinya reversal pattern cukup besar maka cara switching juga dilakukan dengan baik di octafx sehingga akan memberi kesempatan untuk hasil lebih baik

    ReplyDelete