Anti Martingale

Anti Martingale merupakan cara trading terbalik dari strategi Martingale. Jika kita menggunakan strategi martingale kita akan menggandakan LOT ketika kita mengalami kerugian, sedangkan pada strategi anti martingale kita membuka posisi yang baru dengan menggandakan LOT ketika kita sedang untung. Dengan demikian keuntungan yang akan kita capai akan menjadi semakin tinggi, walaupun memang resikonya juga menjadi semakin tinggi.

Ada dua cara untuk menggunakan strategi ini:

Yang pertama adalah Anti Martingale Berurutan, artinya kita membuka posisi baru dengan lot yang lebih besar di saat posisi sebelumnya masih terbuka dan sedang untung.

Kedua adalah Anti Martingale Terputus, artinya kita membuka posisi baru dengan lot yang lebih besar tetapi kita menutup posisi sebelumnya yang sudah untung.

contoh Penggunaan strategi Anti Martingale:

Saat ini EUR/USD sedang berada pada level 1.3000 dan kita memprediksi EUR/USD akan naik ke level 1.3100 sehingga kita membuka posisi BUY sebanyak 1 lot. Beberapa saat kemudian EUR/USD naik ke level 1.3030 artinya kita mendapatkan keuntungan 30 point. Karena kita sangat yakin bahwa harga akan terus bergerak naik maka kita kemudian membuka posisi BUY lagi pada level 1.3030 sebanyak 2 lot. Dengan demikian saat ini kita memiliki 2 posisi buy yang terbuka bersamaan. Demikian seterusnya jika kita masih yakin harga akan terus naik maka kita masih dapat terus menambahkan transaksi yang ingin kita buka.

Kelemahan dari strategi ini adalah jika transaksi terakhir mengalami kerugian maka akan berakibat kita kehilangan keuntungan dari transaksi-transaksi sebelumnya.

Yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan strategi ini adalah jangan pernah melakukan transaksi terakhir dekat pada area reversal.

1 comment:

  1. hemm nampaknya bagus juga strategi ini dan bisa dijalankan dengan baik, sebab saya pikir dengan memanfaatkan strategi full martiangle di octafx maka butuh dana yang lumayan kuat juga

    ReplyDelete