Cut Loss merupakan suatu tindakan untuk menutup posisi
yang merugi karena harga bergerak melawan prediksi kita, sehingga kita dapat
menghindari kerugian yang lebih besar.
Misalnya:
Kita memprediksi EUR/USD akan naik dari 1.2900 menjadi
1.3100.
Maka kita memutuskan untuk beli (BUY) sekarang pada harga
1.2900 dengan harapan harga akan naik sesuai dengan prediksi kita dan bisa
menghasilkan keuntungan.
Namun ternyata harga tidak naik, malah sebaliknya TURUN
ke arah 1.2800
Dan setelah kita melakukan analisa ulang kita
menyimpulkan bahwa kemungkinan besar harga akan turun lebih jauh lagi, jika
transaksi saat ini kita teruskan maka kita akan mengalami kerugian yang lebih
besar lagi.
Jadi apa yang harus kita lakukan jika hal ini terjadi?
Daripada kita mengalami kerugian yang lebih besar lagi,
maka sebaiknya kita putuskan untuk menutup posisi yang terbuka saat ini (cut
Loss).
Dengan melakukan cut loss ini kita hanya mengalami
kerugian sebesar 100 point.
Tips melakukan Cut Loss
Pertama, lakukan Cut Loss apabila setelah analisa ulang harga akan bergerak terus menerus melawan posisi yang kita buka saat ini.Kedua, jika ternyata keputusan yang kita ambil ketika melakukan Cut Loss benar, berarti kita sudah mencegah diri kita untuk mengalami kerugian yang lebih besar lagi.Ketiga, jika ternyata keputusan kita dalam melakukan Cut Loss salah, itu berarti kita sudah mencegah untuk mengurangi kerugian saat ini.
Apakah kita disebut Gagal apabila melakukan Cut Loss?
Jawabannya: TIDAK. Masih ada hari esok, masih ada harga
yang lain yang bisa kita buka. Tidak masalah jika hari ini anda mengalami
kerugian, karena kita masih bisa melihat hari esok yang lebih cerah. Masih ada
kesempatan profit yang lebih besar di hari esok dibandingkan dengan kerugian
yang sudah kita alami saat ini.
Home
agar bisa menghidari kerugian besar dalam trading maka kita bisa memanfaatkan cut loss ketika sedang berada dalam marlet. namun biasanya untuk lebih aman lagi maka dalam trading di octafx lebih prepare dengan menggunakan stop loss saja
ReplyDelete