7 Aturan Trading

Beberapa hari yang lalu ketika saya mencari informasi tentang bagaimana cara trading yang benar saya menemukan sebuah situs yang menuliskan tentang 9 aturan dalam trading forex. Tetapi dari sembilan aturan tersebut saya lebih mengedepankan 7 aturan trading karena ini merupakan bagian yang paling penting agar kita dapat menghasilkan keuntungan.


Apakah ada sebuah tips yang dapat kita gunakan untuk menghindari kerugian ketika trading? Bagaimana cara trading forex yang baik? Ketika kita trading apakah forex mempunyai aturan yang harus selalu kita ditaati? Ya, Aturan dalam forex trading memang ada.

Dalam bisnis apapun termasuk trading forex potensi kerugian atau loss adalah biasa dan tidak mungkin dihilangkan. Loss hanya bisa diminimalisir. Dalam ber-trading mungkin Anda sudah pernah mendengar beberapa petuah dan saran dari para trader yang sudah berpengalaman. Berikut ini adalah beberapa cara trading forex yang baik berdasarkan pengalaman selama trading dan nasihat-nasihat dari para trader senior, agar tidak mengalami resiko kerugian yang besar atau bahkan lebih besar dari keuntungan yang didapat.

7 Aturan dalam Trading Forex

Agar dapat belajar dari kesalahan ada baiknya kita mengenal aturan dalam trading forex berikut ini:

1. Jangan pernah mengambil resiko yang Anda tidak sanggup menanggungnya. Ini adalah aturan yang pertama kali harus dipahami. Bisnis forex adalah bisnis yang beresiko tinggi. High Risk High Return. Trading forex belum tentu cocok untuk semua orang, Anda bisa kehilangan modal sebagian atau semuanya dalam waktu yang singkat. Karena itu hanya gunakan dana yang Anda relakan seandainya nanti kehilangan atau loss. Deposit yang Anda lakukan hanya sebesar resiko yang Anda siap menanggungnya. Gunakan dana ‘nganggur’, hindari menggunakan dana yang merupakan pengeluaran rutin bulanan, tabungan, dana darurat, ngutang ke bank, apalagi dana untuk kuliah dari orang tua (bagi mahasiswa) dengan harapan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih ketika trading.

2. Jangan trading berlebihan (over trade). Perhatikan ketahanan margin Anda dan sebaiknya tidak open position terlalu banyak. Sebagai patokan kira-kira, untuk sclaper trader cukup lakukan open position sekitar 10 posisi per hari, untuk day trader kurang lebih 2 kali sehari untuk swinger trader bahkan lebih sedikit lagi. Tetapi hal ini disesuaikan dengan strategi trading yang anda miliki, jika strategi trading yang anda miliki mengharuskan anda untuk membuka banyak posisi ketika trading maka anda bisa mengabaikan aturan ini.

3. Gunakan stop loss dan target profit. Hindari sampai terkena margin call. Anda harus bisa memperhitungkan berapa ketahanan margin yang anda miliki saat ini. Satu hal yang pasti, tetapkan stop loss sebesar berapa dollar “yang sanggup kita relakan” apabila kita salah posisi. Banyak orang yang menganggap bahwa stop loss hanya akan ‘mempercepat’ kerugian bukan ‘membatasi’ kerugian. Trading tanpa stop loss memang terkadang menggiurkan, karena “seakan-akan” kita gak pernah salah posisi. Jika kita trading tanpa stop loss, maka sekalinya kita menyadari salah posisi, biasanya account kita sudah amblas dan kita kehilangan semua uang yang kita investasikan kedalam akun trading kita. Selain menggunakan Stop Loss kita juga harus menggunakan Target Profit agar dapat menghindarkan diri kita dari sifat serakah ketika trading.

4. Belajar dengan akun demo atau virtual. Banyak orang yang menganggap bahwa akun demo tidak penting karena tidak akan menghasilkan apapun. Secara materi mungkin akun demo memang tidak menghasilkan apapun tetapi jika kita masih pemula dalam bisnis ini maka sebaiknya kita mencoba akun demo terlebih dahulu untuk mengetahui adan mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Untuk melatih kemampuan analisis Anda dalam memasuki market ada baiknya berlatih selama mungkin sampai Anda benar-benar paham dalam trading forex. Anda bisa berlatih dengan akun demo selama minimal 1 bulan hingga 1 tahun. Lakukan trading secara konsisten dan serius, jangan tergiur atau terburu-buru memasuki pasar dengan akun real karena merasa sudah puas.

5. Jangan terlalu bernafsu dan ingin balas dendam saat loss. Setiap orang tidak akan pernah ingin mengalami kerugian apalagi harus mengalami kerugian berkali-kali. Ketika anda mengalami kerugian rasanya ingin balas dendam dan membuka posisi kembali untuk mengganti kerugian yang dialami. Hati-hati justru niat balas dendam ini akan membuat akun Anda semakin hancur. Istirahatlah sejenak, tinggalkan platform trading Anda dan lakukan hal-hal yang menyenangkan bersama keluarga atau teman. Nyatanya hampir semua trader senior pernah mengalami hal ini dan inilah bagian dari trading forex. Yang terpenting Anda bisa mengambil pelajaran dari keadaan tersebut.

6. Jangan biarkan emosi menguasai diri Anda dalam memasuki market. Jika Anda melibatkan emosi dalam mengambil keputusan maka resikonya akan sangat berbahaya. Lakukan analisis dan masuki pasar saat Anda sudah benar-benar yakin. Anda juga jangan mencoba untuk  memasuki pasar dengan alasan untuk mengecek pergerakan harga, karena ketika anda membuka satu posisi yang salah biasanya anda akan sangat sulit untuk menarik diri agar tidak membuka posisi kembali.

7. Jangan pernah berhenti belajar. Belajar dari pengalaman dan kesalahan adalah guru terbaik. Bergabunglah dalam komunitas trader dan saling berbagi ilmu dan pengalaman. Tidak lupa juga untuk membantu orang lain yang ingin belajar trading karena ilmu Anda tidak akan berkurang tapi akan bertambah. Semakin banyak ‘memberi’ maka kita akan semakin banyak ‘menerima’.

Mungkin Anda sudah sering mendengar saran-saran diatas. Tak ada salahnya untuk melakukan evaluasi rutin atas aktifitas trading forex Anda. Mencatat perkembangan dan kemajuan trading setiap bulannya, mengambil pelajaran dari pengalaman sendiri dan nasihat para trader profesional. Semoga sukses, ;)

1 comment:

  1. yang biasa dilakukan dalam tarding di octafx ialah selalu berusaha menghidari emosi yang besar sehingga akan tetap mendapat fokus dan bisa menjalankan aturan yang lainya secara benar

    ReplyDelete